- Double Momentum di Dapur MBG Kepuhrejo,Peringati Idul Adha Sekaligus Genap Setahun Berkiprah
- Kabag SDM Polres Tulungagung Monitoring Tanaman Jagung di Desa Bendungan
- Sambil Ngopi dan Jagong Santai, Sekjen LSM BERANTASS Bereaksi Keras Soal Polemik KP-SPAM
- UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-118 SMKN 1 REJOTANGAN 20 Mei 2026
- Kasus Distributor Susu Ultra di Kalidawir , Klarifikasi Mertua Tuai Tanda Tanya
- Optimalkan Potensi Desa, Pemdes Karangrejo Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Unit Peternakan BUMDES
- Optimalkan Potensi Desa, Pemdes Karangrejo Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Unit Peternakan BUMDES
- Dongkrak Sport Tourism, Plt. Bupati Tulungagung Lepas Ratusan Peserta Gemah Coastal Run 2026
- Penuh Khidmat, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Lepas Keberangkatan 1.179 Calon Jamaah Haji
- Nekat Bawa Balita ke Sumatera, Wanita Asal Lampung Diringkus Polisi di Serang
Bupati Gatut Sunu Jajaki Obligasi Daerah Sebagai Solusi Pembiayaan Tulungagung

TULUNGAGUNG - Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.M., mulai mengambil langkah strategis untuk mempercepat pembangunan di wilayahnya. Didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Soeroto, S.Sos., M.M., Bupati menghadiri Sarasehan Kebangsaan yang digelar oleh MPR RI di Hotel Wyndham, Surabaya, Kamis (05/02/2026).
Langkah ini menandai keseriusan Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk tidak lagi sekadar berpangku tangan pada kucuran dana APBD maupun pemerintah pusat. Bupati Gatut Sunu mulai melirik skema pembiayaan inovatif untuk mengakselerasi proyek-proyek strategis daerah.
Obligasi Daerah: Inovasi "Dompet" Pembangunan
Baca Lainnya :
- Gelar Sosialisasi PBB-P2 2026, Bupati Tulungagung Targetkan Capaian Melampaui Tahun Sebelumnya0
- Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045, Bupati dan Wabup Tulungagung Hadiri Rakornas di Sentul0
- Wujudkan Birokrasi Lincah, Bupati Tulungagung Hadiri Sosialisasi Crosscutting Setda 2026 di Yogyakar0
- Bantu Korban Bencana, Bupati Tulungagung Serahkan Bantuan Pangan ke Aceh Tamiang0
- Dari Tulungagung untuk Indonesia: Kisah di Balik Program 82 Ribu Becak Listrik Prabowo0
Acara bergengsi tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci, termasuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Badan Anggaran MPR RI, Melchias Markus Mekeng. Diskusi utama berfokus pada tema: “Obligasi Daerah sebagai Alternatif Pembiayaan dan Instrumen Investasi Publik.”
Obligasi daerah sendiri merupakan instrumen pinjaman yang diterbitkan pemerintah daerah melalui pasar modal. Dana yang terkumpul nantinya dialokasikan khusus untuk membiayai infrastruktur atau layanan publik yang bersifat mendesak dan produktif.
Keluar dari Zona Nyaman Pembiayaan
Bupati Gatut Sunu menegaskan bahwa kehadirannya dalam forum ini adalah upaya nyata mencari ruang inovasi yang lebih segar, transparan, dan berkelanjutan bagi Tulungagung.
“Kami berkomitmen untuk terus membuka ruang inovasi pembiayaan yang kredibel. Obligasi daerah bisa menjadi solusi alternatif yang memberikan manfaat ekonomi langsung bagi daerah maupun masyarakat sebagai investor,” tegas Bupati Gatut Sunu.
Sinergi dan Investasi Rakyat
Menariknya, skema ini membuka peluang bagi warga Tulungagung untuk terlibat langsung. Masyarakat dapat ikut "berinvestasi" membiayai pembangunan di tanah kelahirannya sendiri melalui kepemilikan obligasi tersebut.
Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pasar keuangan diharapkan mampu memangkas hambatan birokrasi dalam penyediaan dana skala besar. Upaya "menjemput bola" yang dilakukan Bupati Gatut Sunu ini dipandang sebagai langkah berani untuk memastikan kualitas layanan publik di Kabupaten Tulungagung melesat lebih cepat.
(PROKOPIM TULUNGAGUNG)



.jpg)







