- Optimalkan Kesehatan Masyarakat, Desa Tanjungsari Gelar Kegiatan ILP Melati
- Lantik 74 Pejabat Fungsional, Plt Bupati Tulungagung , Jadilah Motor Penggerak Perubahan
- Pastikan Birokrasi Tetap Solid, Plt. Bupati Tulungagung Lantik Drs. Tri Hariadi sebagai Pj. Sekda
- Pulosari Juara Lewat Drama Adu Penalti, Plt Bupati Tulungagung Tutup Rejoagung Cup 2026
- Plt Bupati Tulungagung Hadiri Puncak Harlah ke-76 Fatayat NU di GOR Lembu Peteng
- Polres Tulungagung Ungkap Praktik Ilegal Pengisian Ulang Gas Portable dari LPG 3 Kg
- Polres Tulungagung Bongkar Praktik Mafia BBM Subsidi Jenis Pertalite
- Plt. Bupati Tulungagung Hadiri Upacara Ulur-Ulur Telaga Buret, Tekankan Syukur dan Pelestarian Alam
- Jaga Ketahanan Pangan, Pemdes Gondosuli Salurkan Bantuan Beras Tepat Sasaran
- Edukasi Digital RSUD Campurdarat , Menjaga Vitalitas Jantung di Tengah Tren Olahraga Urban
Ramadan Hari Kedelapan, Bupati Tulungagung Tekankan Integritas ASN dan Kepedulian Sosial

TULUNGAGUNG – Memasuki hari kedelapan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Santapan Rohani sebagai upaya memperkuat mental spiritual para aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat. Acara yang sarat makna ini dilangsungkan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Jumat (27/2/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, didampingi Wakil Bupati Ahmad Baharudin. Turut serta jajaran Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta ratusan undangan dari berbagai elemen masyarakat.
Baca Lainnya :
- Penyaluran BLT Dana Desa Bungur Hari Ini - Kades Sutoyo Serahkan Bantuan Langsung ke 13 Warga0
- Optimalkan Dana Desa, Kades Majan Parwoto Pimpin Pengurukan Lahan KDMP0
- Transparansi Jadi Kunci, Publik Tunggu Rincian Penyertaan Modal BUMDes Ketanon0
- *Bungkam Soal Reorganisasi BUMDes dan Rangkap Jabatan, Pemerintahan Desa Bangoan Disorot*0
- Rayakan HUT ke-32, BPR Tulungagung Gelar Fun Run 5K: Bupati Gatut Sunu Dorong Penguatan UMKM0
Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa ibadah puasa seharusnya menjadi energi spiritual untuk bekerja lebih profesional, bukan alasan untuk menurunkan produktivitas kerja. Ia menekankan bahwa nilai-nilai puasa seperti kejujuran dan disiplin harus terimplementasi dalam pelayanan publik.
"Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, kejujuran, dan kedisiplinan. Nilai-nilai inilah yang harus tercermin dalam pelayanan publik," tegas Bupati Gatut Sunu.
Bupati juga mengingatkan para ASN di lingkungan Pemkab Tulungagung agar tetap menjaga etos kerja meski terdapat penyesuaian jam kerja selama Ramadan. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus tetap optimal, responsif, dan berintegritas karena setiap tugas yang dijalankan dengan tulus akan bernilai ibadah.
Setelah sepekan menjalani ibadah, Bupati mengajak setiap individu untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri. Selain aspek spiritual, ia mendorong penguatan kepedulian sosial terhadap anak yatim, fakir miskin, dan kaum dhuafa sebagai bentuk solidaritas nyata.
"Kerukunan dan persatuan harus terus kita rawat. Jangan sampai muncul hal-hal yang memicu perpecahan," imbuhnya, seraya mengingatkan pentingnya menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Tulungagung.
Kegiatan Santapan Rohani ini merupakan bagian dari rangkaian agenda resmi Ramadan Pemkab Tulungagung tahun 2026. Melalui agenda ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat demi mewujudkan suasana religius yang kondusif di wilayah Tulungagung.


.jpg)








