- Optimalkan Kesehatan Masyarakat, Desa Tanjungsari Gelar Kegiatan ILP Melati
- Lantik 74 Pejabat Fungsional, Plt Bupati Tulungagung , Jadilah Motor Penggerak Perubahan
- Pastikan Birokrasi Tetap Solid, Plt. Bupati Tulungagung Lantik Drs. Tri Hariadi sebagai Pj. Sekda
- Pulosari Juara Lewat Drama Adu Penalti, Plt Bupati Tulungagung Tutup Rejoagung Cup 2026
- Plt Bupati Tulungagung Hadiri Puncak Harlah ke-76 Fatayat NU di GOR Lembu Peteng
- Polres Tulungagung Ungkap Praktik Ilegal Pengisian Ulang Gas Portable dari LPG 3 Kg
- Polres Tulungagung Bongkar Praktik Mafia BBM Subsidi Jenis Pertalite
- Plt. Bupati Tulungagung Hadiri Upacara Ulur-Ulur Telaga Buret, Tekankan Syukur dan Pelestarian Alam
- Jaga Ketahanan Pangan, Pemdes Gondosuli Salurkan Bantuan Beras Tepat Sasaran
- Edukasi Digital RSUD Campurdarat , Menjaga Vitalitas Jantung di Tengah Tren Olahraga Urban
Pangkas Antrean Panjang, RSUD dr. Iskak Tulungagung Targetkan Tambah 50 Mesin Hemodialisis

TULUNGAGUNG – Guna merespons tingginya permintaan layanan cuci darah, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak Tulungagung berencana melakukan ekspansi besar-besaran pada unit Hemodialisis. Langkah strategis ini mencakup penambahan sekitar 45 hingga 50 unit mesin baru untuk memastikan pasien gagal ginjal di wilayah Tulungagung dan sekitarnya mendapatkan penanganan tepat waktu.
Saat ini, RSUD dr. Iskak mengoperasikan 35 unit mesin hemodialisis yang harus melayani sekitar 100 pasien setiap harinya. Dengan durasi tindakan medis mencapai 4 hingga 5 jam per pasien, tekanan terhadap fasilitas yang ada sangat tinggi.
Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung, dr. Zuhrotul Aini, mengungkapkan bahwa fasilitas saat ini belum sebanding dengan lonjakan permintaan. "Keterbatasan ini kerap memicu antrean panjang bagi pasien. Mengingat layanan ini sangat vital bagi kelangsungan hidup mereka, penambahan kapasitas menjadi prioritas utama manajemen," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Program TPS3R Boyolangu Hampir Rampung, Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat0
- Zuckerberg akan Berhenti Pimpin Facebook?0
- Lenovo Yakin Kalahkan Microsoft Surface0
- Google Pakai Motorola untuk Gugat Apple0
Sebagai informasi, layanan cuci darah di Tulungagung saat ini hanya tersedia di tiga titik:
- RSUD dr. Iskak
- RS Bhayangkara
- Rumah Sakit Islam (RSI)
Rencana ekspansi ini tidak hanya berfokus pada pengadaan alat, tetapi juga perombakan total pada sisi infrastruktur. Pihak rumah sakit tengah menyiapkan pembangunan ruang layanan baru yang dirancang khusus untuk menciptakan lingkungan terapi yang aman dan nyaman bagi pasien.
"Pengadaan mesin baru wajib dibarengi dengan penyesuaian infrastruktur dan penyiapan SDM. Kami ingin memastikan standar pelayanan tetap tinggi meski kapasitas meningkat drastis," tambah dr. Aini.
Sisi kompetensi medis juga menjadi perhatian serius. Hingga saat ini, sebanyak 17 perawat telah mendaftar untuk mengikuti pelatihan spesialisasi hemodialisis. Pelatihan ini sangat krusial untuk memastikan pengoperasian mesin dilakukan oleh profesional yang kompeten sesuai prosedur keselamatan pasien.
Langkah RSUD dr. Iskak ini memiliki dampak luas, mengingat rumah sakit ini bukan hanya melayani warga lokal Tulungagung, melainkan juga menjadi pusat rujukan bagi pasien dari daerah sekitarnya. Dengan penambahan kapasitas ini, diharapkan kualitas hidup penderita gagal ginjal di wilayah Jawa Timur bagian selatan dapat terjaga dengan lebih baik melalui akses kesehatan yang lebih responsif.


.jpg)








